blog-image

6 Kunci Penting Menjalankan Bisnis Properti

Bisnis properti layak dicoba, terutama untuk Anda yang ingin mendapatkan peluang investasi menguntungkan dalam jangka panjang. Hal ini dikarenakan properti memiliki harga jual yang cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Namun demikian, menjalankan bisnis properti bukanlah hal yang mudah. Sekali pun Anda bisa memulai bisnis properti dengan modal minim dan hanya berbekal kemampuan berbicara, agar bisnis properti bisa sukses, ada beberapa kunci penting yang harus Anda terapkan. Berikut ulasan selengkapnya.

Perhatikan berbagai peluang

Hal terpenting yang wajib diperhatikan selama menjalankan bisnis properti adalah memperhatikan setiap peluang yang ada. Terlebih saat ini Anda bisa dengan mudah menemukan iklan-iklan properti, baik dari koran, media online, hingga pameran properti yang biasa diselenggarakan di kota-kota besar. Peluang inilah yang bisa Anda gunakan untuk memperoleh keuntungan dari bisnis di bidang properti.

Tidak melulu melakukan jual-beli atas properti milik pribadi, Anda juga bisa berpeluang sukses saat memasarkan properti milik orang lain. Peluang ini bahkan memberikan keuntungan lebih besar jika Anda bisa memasarkannya dengan baik kepada keluarga, kerabat, atau orang-orang di sekeliling Anda yang tengah membutuhkan. Semakin baik Anda mencermati peluang yang ada di sekitar, semakin besar pula kemungkinan perolehan keuntungan yang didapatkan.

Manfaatkan berbagai kesempatan

Selain peka terhadap berbagai peluang yang ada, saat menjalankan bisnis properti Anda juga tidak boleh melewatkan berbagai kesempatan emas yang datang. Misalnya, manfaatkan pameran properti yang ada untuk mencari detail informasi secara lengkap mengenai harga, lokasi, hingga tipe dan spesifikasi bangunan. Hal ini penting agar saat memasarkan kepada calon pembeli, Anda bisa memberikan gambaran yang jelas dengan berbagai pilihan rumah sesuai dengan kebutuhan dan budget yang mereka miliki.

Kesempatan tidak pernah datang dua kali. Untuk itu, Anda tidak boleh menyia-nyiakannya begitu saja. Anda bahkan bisa menawarkan kerja sama kepada pemilik properti untuk memasarkan produk yang dimiliki. Untuk mencegah kerugian pada kedua belah pihak, sebaiknya tuliskan perjanjian kerja sama tersebut dengan dibubuhi materai. Pastikan Anda sudah mengetahui prosedur pembayaran yang dikehendaki serta komisi yang diberikan jika berhasil memasarkan properti tersebut.

Lakukan riset

Dalam berbisnis di bidang apapun, riset adalah hal mutlak yang wajib dilakukan. Untuk bisnis di bidang properti, riset yang perlu dilakukan adalah terkait lokasi, jangkauan ke lokasi atau sarana transportasi yang tersedia, serta kondisi dari bangunan properti itu sendiri. Beberapa pembeli akan mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar, seperti akses keamanan dan fasilitas umum yang disediakan.

Setiap pebisnis di bidang properti wajib mengenal developer dengan baik untuk mencegah terjadinya penipuan. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui kelebihan-kelebihan apa saja yang ditawarkan oleh sebuah hunian. Pemasaran akan lebih mudah ketika Anda memiliki pengetahuan yang cukup banyak terkait produk properti yang ditawarkan. Segala macam pertanyaan dari calon pembeli pun bisa dijawab dengan jelas dan lugas.

Oleh karena itu, sebelum memasarkan produk properti, Anda wajib melakukan riset terlebih dulu agar tidak sampai melakukan kesalahan dalam menjelaskan detail properti yang diminati oleh calon pembeli. Riset ini juga penting dilakukan agar Anda mengetahui harga properti sejenis yang disediakan oleh kompetitor Anda. Dengan begitu, harga properti yang dibanderol bisa bersaing secara sehat di pasar.

Riset dalam bisnis properti perlu dilakukan secara berkala. Setidaknya Anda wajib melakukan riset setiap dua atau tiga bulan sekali untuk mengetahui tren yang sedang berlangsung di masyarakat. Riset ini juga penting untuk mencari tahu adanya potensi-potensi baru dari properti yang sedang dibangun atau dikembangkan oleh suatu developer. Tidak menutup kemungkinan properti terbaru akan membuka pundi-pundi penghasilan baru pula untuk Anda.

Mulai dari lingkungan sekitar

Masih melanjutkan dari poin sebelumnya, riset dalam bisnis properti juga bisa dimulai dari lingkungan sekitar Anda. Tidak ada salahnya untuk ikut mengamati detail rumah yang paling dicari, seperti luas bangunan, lokasi, hingga fasilitas-fasilitas yang diinginkan oleh calon pembeli. Dengan begitu, saat menjalankan bisnis Anda sudah tahu betul properti seperti apa yang diinginkan dan paling dibutuhkan oleh calon pembeli.

Terlebih jika Anda tinggal atau bekerja di lingkungan pasangan yang baru menikah. Properti tentu menjadi fokus kebutuhan yang harus dipenuhi oleh mereka. Untuk itu, baik berbentuk rumah maupun apartemen, Anda bisa menawarkannya kepada orang-orang di sekitar lingkungan Anda tersebut. Melalui pendekatan yang optimal, Anda bisa dengan mudah menemukan properti sesuai dengan yang dibutuhkan.

Usaha yang dilakukan pun tidak menjadi sia-sia, sebab Anda hanya berfokus pada pencarian properti sesuai dengan keinginan dan kebutuhan para pembeli. Hal ini membantu Anda bekerja secara efektif dan efisien, terutama dalam hal waktu dan tenaga. Anda hanya perlu memasarkan produk properti yang layak jual, diminati, serta sesuai dengan budget dan kebutuhan calon pembeli di sekitar Anda.

Lakukan promosi

Apabila bisnis mulai berjalan lancar, jangan ragu untuk menciptakan merek bagi bisnis properti yang Anda miliki. Selain untuk menciptakan identitas, adanya merek akan membantu bisnis menjadi lebih profesional dan memiliki nilai kredibilitas yang baik di kalangan pembeli. Percaya atau tidak, calon pembeli properti lebih akan mempercayai bisnis yang terdaftar secara resmi dengan merek usaha yang jelas.

Buatlah merek yang mudah diingat dan dikenal. Hindari penamaan yang sulit dilafalkan karena justru akan membuat masyarakat luas mudah melupakan bisnis properti yang Anda miliki. Jangan ragu untuk menyertakan logo yang ikonik agar identitas merek bisnis Anda semakin jelas dan mudah dibedakan dengan pebisnis lain yang juga bergerak di bidang properti.

Lebih lanjut, melalui merek tersebut Anda bisa lebih mudah melakukan promosi. Jika budget marketing terbatas, Anda bisa memanfaatkan website atau platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Bahkan beberapa platform tersebut juga sudah menyediakan fitur ads untuk mengiklankan konten yang dibagikan melalui akun Anda. Dengan begitu, calon pembeli akan lebih mudah menemukan bisnis Anda.

Pastikan untuk mencantumkan gambar properti dengan kualitas yang bagus serta mencantumkan detail spesifikasi dan kontak yang bisa dihubungi oleh pembeli. Jadi, Anda tidak perlu mendatangi calon pembeli secara door-to-door atau menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk membagi brosur. Promosi  yang dilakukan secara tepat akan menghasilkan penjualan yang optimal.

Hindari keuntungan terlalu tinggi

Satu lagi kunci penting yang tidak boleh Anda lupakan saat menjalankan bisnis properti, yaitu hindari keuntungan yang terlalu tinggi. Ingat, properti sendiri sudah memiliki harga jual yang relatif mahal. Apabila Anda menetapkan keuntungan yang tinggi, maka harga jual pun semakin tinggi. Hal ini justru akan membuat calon pembeli enggan melakukan penawaran harga untuk properti yang Anda tawarkan. Dalam berbisnis, tentu keuntungan penting diperhitungkan, tetapi loyalitas pembeli lebih penting.

Sebaliknya, Anda harus mengetahui detail budget yang dimiliki calon pembeli serta harga yang ditawarkan oleh kompetitor-kompetitor lain di sekitar Anda. Tentu saja, cara ini akan memudahkan Anda dalam mematok harga serta persentase keuntungan yang bisa didapatkan dari penjualan sebuah properti. Bukan tidak mungkin calon pembeli membanding-bandingkan harga yang Anda berikan dengan yang pernah diberikan oleh pebisnis lain. Untuk itu, tetapkan keuntungan yang masuk akal sehingga harga jual properti tidak terlampau tinggi.

Agar bisnis properti tetap berjalan stabil, sebaiknya Anda juga menyisihkan sebagian keuntungan yang didapat untuk memperbesar bisnis tersebut. Jika penjualan semakin besar, tidak menutup kemungkinan Anda bisa merekrut karyawan baru yang juga berkompeten di bidang jual-beli properti. Tentu saja, dalam setiap bisnis Anda akan menghadapi pasang surut sehingga harus mampu bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Dengan mempraktikkan beberapa kunci penting di atas, diharapkan Anda bisa menjalankan bisnis properti dengan aman, nyaman, dan memperoleh keuntungan dalam jumlah maksimal. Seperti kata pepatah tidak ada hasil yang mengkhianati usaha, untuk itu Anda juga harus bekerja keras untuk bisa memetik hasil terbaik dari setiap usaha yang dilakukan. Sudahkah Anda siap menjadi pebisnis properti profesional? Selamat mencoba dan semoga berhasil, ya!

 

WhatsApp WhatsApp us